Rekrutmen · 8 menit baca
Lamaran menumpuk di email, dan tidak ada yang tahu sampai mana
Rangga Irawan, MBA
Setiap hari posisi kosong tidak terisi, perusahaan kehilangan produktivitas. Di pasar kerja Indonesia yang ketat, cepat mengisi posisi bukan keunggulan. Itu syarat minimum.
Kenyataan merekrut di Indonesia
Lamaran menumpuk di email. Tidak ada yang tahu satu posisi sudah sampai tahap mana. Yang butuh orang dan yang mencari orang jalan sendiri-sendiri. Di pabrik dan ritel, pelamarnya sering tidak punya CV sama sekali.
Apa yang dilakukan ATS?
- Prosesnya terlihat: Tiap posisi punya papan yang menunjukkan siapa sudah sampai tahap mana, dari melamar sampai diterima.
- Penyaringan otomatis: Ribuan lamaran tersaring dalam hitungan menit, bukan minggu.
- Melamar lewat chat: Pelamar tanpa CV tetap bisa masuk. Inklusif dan praktis.
- Penilaian bersama: Masukan dari semua penilai ada di satu tempat, tidak berserak di email.
Rekrutmen bukan cuma urusan HR. Ini urusan kecepatan bisnis. ATS mengubahnya dari berantakan jadi terukur.